Laman

Rabu, 15 Juni 2011

Jerawat & Flatulensi


A.    JERAWAT
1.     Defenisi Jerawat
Jerawat adalah suatu kondisi kulit yang tidak normal di mana terjadi infeksi dan radang pada kelenjar minyak pada kulit manusia.  Biasanya jerawat menyerang mereka yang memasuki masa puber, atau remaja. Di masa-masa puber inilah jerawat biasanya akan timbul, entah itu di pipi, dahi, hidung, atau bahkan menyebar ke seluruh wajah ataupun dada dan Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 85% populasi mengalami jerawat pada usia 12-25 tahun, 15% populasi mengalaminya hingga usia 25 tahun. Jika tidak teratasi dengan baik, gangguan jerawat dapat menetap hingga usia 40 tahun.
2.     Penyebab Jerawat
a.     Adanya sumbatan lapisan kulit mati pada pori-pori yang terinfeksi
Umumnya, jerawat disebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak karena giat diproduksi hormon androgen. Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati. Ketika sel-sel kulit itu bercampur dengan jumlah sebum yang sudah meningkat itu, campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih.
Banyak yang beranggapan, bahwa jerawat hanya menyerang muka, tetapi jerawat bisa juga menyerang bagian tubuh lain, seperti di bagian punggung, dada dan lengan atas
b.     Kelenjar minyak yang diproduksi terlalu berlebih
Jerawat tidak melulu muncul karena kotor, melainkan lebih disebabkan faktor dari dalam tubuh. Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak(sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluranfolikelrambut dan pori-pori kulit. Penyebab jerawat yang paling umum adalah hormon, tumpukan minyak atau sebum di kulit berkolaborasi dengan bakteri. bakteri biasanya ada di kulit, yang disebut p.acne, yang cenderung berkembang biak didalam kelenjar sebaceous yang tersumbat, yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya.Kelenjar tersebut terus membengkak, dan mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah sekitarnya. Inilah yang menyebabkan jerawatbatu jenis yang paling mungkin, yaitu meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar yang permanen.
c.      Faktor genetic
Soal jerawat, banyak juga dari risiko keturunan. Ini berkaitan erat dengan produksi minyak dari kelenjar minyak di kulitnya. Jadi, bila orang tuanya berjerawat, anak-anaknya pun pada usia puber juga kena.
d.     Adanya iritasi kulit
Penyumbatan pori-pori seringkali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Foundation yang terkandung pada bedak menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.
e.     Faktor hormon saat pubertas
Biasanya jerawat menyerang mereka yang memasuki masa puber, atau remaja. Pada masa itu terjadi perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak pada kulit. Kelenjar tadi akan membesar dan menghasilkan minyak yang lebih banyak. Minyak ini dialirkan ke folikel rambut, yaitu bangunan yang membentuk kantung mengelilingi akar rambut, lalu dikeluarkan ke permukaan kulit lewat pori-pori kulit.
f.      Gaya hidup stress
Stres dan depresi juga bisa menimbulkan masalah jerawat, karena stres bisa memicu  ketidakseimbangan hormon dalam tubuh dan juga bisa membuat sel-sel kulit menjadi tidak normal.
Saat stres, tingkat kortisol, yang merupakan hormon stres utama, meningkat. Hal ini pada gilirannya menurunkan produksi kolagen dan menyebabkan peradangan. Hasilnya adalah jerawat.  Dan, jangan lupa stres bisa menimbulkan garis-garis halus dan kerutan.
3.     Tipe-Tipe Jerawat
a.     Komedo
                     Komedo sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.
b.     Jerawat biasa
                     Jenis jerawat ini mudah dikenal, tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri. Bakteri yang menginfeksi bisa dari waslap, kuas make up, jari tangan, juga telepon. Stres, hormon dan udara yang lembab, dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya jerawat.
c.   Jerawat Batu (Cystic acne)
                   Cystic acne adalah jerawat yang besar-besar, dengan peradangan hebat, berkumpul diseluruh muka. Penderita cystic acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang menderita jerawat jenis ini. Secara genetik penderitanya memiliki:
·       Kelenjar minyak yang overaktif yang membanjiri pori-pori dengan kelenjar minyak,
·       Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal
·       Memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit
4.     Tips mencegah & menyembuhkan jerawat secara alami
a.      Biasakanlah untuk mencuci muka setiap selesai beraktivitas di luar.Debu dan kotoran kerap menempel di kulit wajah dan harus dibersihkan agar tidak menyumbat pori-pori wajah.
b.     Makanlah makanan yang bergizi dan tidak berlebihan terutama makanan yang mengandung banyak minyak, banyak pengawet, berpenyedap rasa kuat, pedas, dsb. Hindarilah makanan dan minuman yang mengandung banyak lemak dan kolesterol serta makanan yang dapat memicu jerawat seperti keju, susu full cream, gorengan, dll
c.      Olahraga yang teratur, tidak begadang, tidak merokok, tidak mengkonsumsi narkoba, dll untuk membantu tubuh kita tetap memiliki pertahanan tubuh yang baik dan maksimal. Hindari zat radikal bebas yang dapat ditemukan dimana-mana serta menghadang dampak radikal bebas dengan minum teh atau lainnya yang mengandung antioksidan.
d.     Mengkonsumsi air yang cukup dapat membantu tubuh mengeluarkan racun dan zat tidak berguna yang ada di tubuh, sehingga dapat mengurangi mengurangi risiko timbulnya jerawat.
e.      Menggunakan masker madu dan jeruk nipis. Hal ini dapat membantu menghilangkan bakteri dan minyak di wajah.
f.      Selain akibat mengkonsumsi makanan berlemak, pikiran, jerawat juga timbul akibat pembuangan yang tidak lancar. Seperti yang kita ketahui bahwa kotoran /feses itu mengandung zat-zat buangan yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Nah, jika tidak terbuang sempurna maka zat-zat buangan tersebut akan menumpuk di dalam tubuh dan berakibat memberikan tambahan racun kepada tubuh kita. Dan racun yang menumpuk itulah yang menjadi salah satu pemicu timbulnya jerawat. Supaya buang air besar (BAB) lancar kita bisa mengkonsumsi makanan berserat dan buah-buahan seperti pepaya
g.     Tidurlah yang cukup setiap hari, dan hindari tidur terlalu larut malam. Ini merupakan salah satu cara pencegahan jerawat.
h.     Penting untuk mengetahui bagaimana cara mengelola stres yang dialami seseorang. Saat stress dating, lakukan relaksasi otak dengan hiburan yang sesuai dengan Anda. Misalnya membaca buku, jalan-jalan atau menonton film.Jika Anda merasa bahwa beban stres terlalu banyak bagi Anda dangan sangat sulit ditangani sendiri, tak ada salahnya, bertukar pikran dengan keluarga atau kerabat. Atau Anda juga bisa melakukan konsultasi pada dokter spesialis untuk segera mendapatkan solusinya.
i.       Saat jerawat datang, jangan sampai dipencet atau sering dipegang. Gunakan krim/obat jerawat dan biarkan jerawat tersebut hilang dengan sendirinya. Pemencetan jerawat hanya akan menyebabkan kulit terluka dan bisa mempermudah kotoran dan kuman masuk ke dalam kulit. Hal ini bisa memperparah masalah jerawat di wajah.
B.    FLATULENSI
1.   Defenisi
FLATULENSI adalah pengeluaran gas yang berlebih dari dalam usus, melalui anus. seperti sebuah knalpot kendaraan. Namun gas buangan ini tidak terlalu jelas terlihat, kecuali sedang berada dalam air. Gelembung-gelembung udara akan tampak di belakang orang yang sedang kentut. Seiring berjalannya waktu, kini kita sudah bisa melihat penampakan kentut dengan menggunakan sinar X..
2.              Misteri Flatulensi
1.     Rata-rata orang buang angin 12 kali sehari
Akan tetapi, terlalu sering buang angin bisa menandakan adanya masalah kesehatan. Volume, frekuensi dan komposisinya ditentukan oleh beberapa hal yaitu usia seseorang, faktor keturunan, adanya tekanan jiwa, obat-obatan tertentu seperti antibiotika, dan pola makan seseorang. Menurut penelitian, volume kentut yang diproduksi manusia normal bervariasi antara 400 sampai 1600 milileter per hari. Sedang frekuensi yang masih dianggap normal sekitar 14 kali sehari.
2.     Kandungan
Gas ini terutama berisi: nitrogen, oksigen, metan, karbondioksida, hidrogen dan lain-lain.
3.     Mengapa ada yang berbau dan ada yang tidak?
Karena baunya, kentut dianggap mengganggu orang sekeliling. Sebenarnya tidak semua kentut berbau. Kentut yang tidak berbau terdiri atas lima komponen gas, yaitu gas nitrogen, oksigen, hidrogen, methane, dan karbondioksida. Kelima gas ini sebenarnya merupakan porsiterbesar dalam kentut. Lain halnya dengan kentut yang berbau. Di dalamnya terdiri atas gas yang berbau yaitu skatol, indol, hidrogen, sulfida, amines dan asam-asam lemak rantai pendek. Gas-gas ini walaupun terdapat dalam jumlah kecil, dapat menimbulkan bau yang menusuk hidung. Bau yang menusuk ini akan lebih dipertajam lagi kalau makanan yang dikonsumsi berbau tajam seperti pete dan sebagainya.
4.     Tidak Bisa Kentut? Hati-Hati! Kematian Mengancam!
Banyak orang yang merasa malu jika ketahuan kentut, karena masalah perkentutan seringkali dinilai salah dari sisi etika dan kesopanan. Tapi jangan remehkan kentut, karena orang bisa meninggal hanya gara-gara tak bisa mengeluarkan gas dari tubuh.
Ketidakmampuan tubuh mengeluarkan gas atau kentut dari dalam tubuh dapat mengancam jiwa karena disebabkan oleh kondisi peritonitis.
Peritonitis adalah peradangan (iritasi) dari peritoneum, yaitu jaringan tipis yang melapisi dinding bagian dalam perut dan mencakup sebagian besar organ perut.
Gejala dari peritonitis secara umum adalah sebagai berikut :
·       Perut (abdomen) sangat sakit, kembung dan kadang lembek. Rasa sakit akan semakin memburuk ketika perut disentuh atau bergerak.
·       Ketidakmampuan mengeluarkan gas atau kentut dari tubuh
·       Demam dan menggigil
·       Terdapat cairan di perut
·       Susah buang air besar
·       Kelelahan berlebihan
·       Hanya sedikit buang air kecil
·       Mual dan muntah
Peritonitis dapat mengancam kehidupan dan dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang berbeda.
3.                  Tips Agar Kentut Tidak Berbau
1.     Batasi konsumsi makanan yang tinggi kadar lemak
Makanan tinggi lemak menghasilkan sejumlah besar karbondioksida dan beberapa di antaranya akan dikeluarkan tubuh dalam bentuk gas.
2.     Mengurangi jumlah udara yang kita telan.
Hindari berbicara dan tertawa sambil makan, karena perilaku seperti ini mengakibatkan menelan udara berlebihan. Makan dan minum perlahan dan mengunyah makanan Anda dengan baik.
3.     Hindari konsumsi makanan pedas karena bisa meningkatkan debit asam lambung yang dapat menimbulkan iritasi.
4.     Hindari mengonsumsi minuman bersifat asam, dan kebiasaan minum dengan menggunakan sedotan. Kelebihan konsumsi minuman yang bersifat asam juga perlu dihindari, seperti teh, kopi, minuman bersoda, dan alkohol. Ini cenderung menyebabkan iritasi pada saluran gastro-intestinal. Juga, kurangi kebiasaan minum dengan menggunakan sedotan. Cara ini bisa menyebabkan udara lebih banyak masuk ke dalam saluran pencernaan.
5.     Kurangi makanan yang menimbulkan gas, seperti kacang-kacangan, kembang kol, kubis, brokoli, kacang, dan pisang.
6.     Setelah makan sebaiknya melakukan aktifitas fisik ringan. berjalan-jalan atau melakukan aktivitas seperti menaiki tangga agar kalori terbakar dan tidak menumpuk dalam perut. Aktivitas fisik membantu pencernaan bekerja lebih baik.
4.     Asal Usul Flatus (Tanya Jawab Seputar Kentut)
  • Dari mana asal kentut?Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteria dalam perut. 
  • Apa komposisi kentut?Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus). Adanya bakteria serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteria juga menghasilkan metana & hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteria dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen.  
  • Kenapa kentut berbau busuk? Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya. 
  • Kenapa kentut menimbulkan bunyi? Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas. 
  • Kenapa kentut yg busuk itu hangat & tidak bersuara? Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteria yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya,tapi SBD (Silent But Deadly) 
  • Berapa banyak kentut diproduksi sehari? Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut. 
  • Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur? Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan perjalanan ke atas?Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak ke kawasan yang bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit & berbelit-belit. 
  • Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan ke hidung orang lain? Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu, kecepatan & arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara 'transmitter' dengan 'receiver. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar & konsentrasinya berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil, konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama sampai akhirnya diserap dinding. 
  • Apakah setiap orang kentut? Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggalpun orang masih bisa kentut. 
  • Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan? Tidak ada kaitannya dengan gender. Kalau benar, berarti perempuan menahan kentutnya, & saat kentut banyak sekali jumlah yg dikeluarkan. 
  • Saat apa biasanya orang kentut? Pagi hari di toilet. yang disebut "morning thunder". Kalau resonansinya bagus, boleh kedengaran di seluruh penjuru rumah. 
  • Mengapa makan kacang-kacang menyebabkan banyak kentut? Kacang-kacang mengandung zat gula yg tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, kubis, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya!). 
  • Selain makanan, apa saja penyebab kentut? Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut). 
  • Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang?
    Tidak. Sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak,! kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please... koment donk...!!!